» » Jokowi atau Prabowo (Presiden RI-2014-2019)?

Banyak poster-poster yang terpampang di pinggir-pinggir jalan. Saat penulis menuju kearah Juana, sepanjang jalan mulai dari desa Tawnagrejo sampai kota Juanan terpampang poster dan sepanduk Capres dan Cawapres. Dua kubu calon presiden dan wakil presiden memiliki semboyan yang berbeda-beda. Namun pada intinya adalah semboyan itu untuk menarik simpati seluruh penduduk Indonesia agat mau memilih pasangan capres cawapres itu. 

Provokasi menyesatkan
Jangan mudah diprovokasi oleh siapapun, apalagi melakukan tindakan yang melanggar aturan berkampanye dan lain-lain. Tutup telinga terhadap kampanye hitam, karena hal yang demikian bukan untuk dinikmati apalagi terjangkit pula yang akhirnya ikut ikutan mengkapanyekan keburukan orang. Weleh-weleh, jaaan tenan wis ketularan bocah iki.

Kapanye Hitam Apakah Efektif?
Jawabanya sangat efektif, tapi akan menjatuhkan dirinya sendiri. Merusak citra kesalehan dan kelembutan dalam pribadi seseorang. Merusak akhlaq pribadi. Mustinya tidak sibuk dengan hal itu namun justru berkonsentrasi pada program yang dibutuhkan rakyat pada umumnya. Ada skala prioritas baik jangka dekat, menengah dan jangka panjang pembangunan dalam segala bidang. Justru akan lebih baik jika melakukan riset kecil, dan penjaringan aspirasi rakyat dengan cara melakukan pendekatan yang baik dan intensif sehingga rakyat benar-benar mengenal. Apakah waktunya cukup? untuk bersosialisasi langsung dengan rakyat. Semaksimal mungkin. Tidak mudah memang tapi patut dicoba.

Money Politik, Bisakah Menjamin Sebab terpilih?
Dengan politik uang tetntunya tidak dibenarkan dalam hal pemilihan capres dan cawapres dengan dalih apapun. Kadang Tim sukses mengatakan ini bukan sogokan, tapi uang sarapan, uang transportasi,atau mungkin mengatas namakan sedekah dan lain-lain. Jika seseorang memberikan sesuatu pasti ada maunya, walaupun terkadang tidak diucapkan namun makna yang tersirat pasti ada harapan untuk dipilih oleh orang yang menerima sedekah itu. Pokoke gak banget jika masih ada seseorang yang suaranya bisa dibeli. Bahkan ada yang menerima dua-duanya, iiih makin nggak dech.

Perlukah mengadakan sholat istikoroh?
Dalam hal ini tidak ada salahnya melakukan sholat istikoroh, jangan meminta pertimbangan pada orang lain, karena ujung-ujungnya kalian justru akan tambah bingung. Karena masing-masing seseorang memiliki pendapatnya masing-masing. Lebih baik menyerahkan sepenuhnya pada Allah agar dipilihkan pemimpin yang amanah dan selalu mementingkan kepentinganrakyat.

About Ravindra Indra

Penulis blog hasil rangkuman berita dari berbagai media masa dan elektronik dan penelusuran sendiri, semoga bisa bermanfaat dan memberikan inspirasi dan motivasi kepada anda.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply